Dinas Pemuda dan Olahraga

17 September 2020   22 kali  
PARALAYANG LUMAJANG ADU NYALI KE PONOROGO
PARALAYANG LUMAJANG  ADU NYALI KE PONOROGO

Paralayang adalah salah satu cabang olahraga baru yang menantang nyali. Atlet binaan dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lumajang.  Cabor baru yang diharapkan bisa mengukir sejarah di PORPROV VII Kabupaten sebagai Tuan Rumah yang di predeksi tahun 2022. Berbagai latian teknis dan akurasi susuai dengan instruksi pelatih. Dikarenakan penyebaran covid-19 yang masih meresahkan bagi masyarakat. Hal ini juga berimbas pada semua sektor termasuk dalam dunia olahraga. Banyak aktifitas yang harus di batasi bahkan tidak diperkenankan seperti olahraga yang bersifat beregu. Pada cabang paralayang kehadiran cabor baru di kabupaten Lumajang merupakan tantangan tersendiri bagi anak-anak muda terutama mereka yang berjiwa petualang bebas di alam terbuka. Dengan teknik yang dilakukan selama ini menurut kasi Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Achmad Rofik, S.OR  bahwa atlet paralayang ini berkeinginan kuat untuk menjajal hasil latihan selama ini dengan tri out ke luar kota yaitu Ponorogo.  Mereka ini merupakan atlet Paralayang pemula semua dari beberapa daerah yang diundang untuk berlatih bersama seperti : Kabupaten Lumajang, kabupaten Magetan, kabupaten Bangkalan dan kabupaten  Ponorogo sendiri. Try out latihan bersama –sama ini Kabupaten Lumajang membawa 7 orang atlet putra antara lain : Aldo Regan, Reo Data, Rafli Ardiansyah, M. Raihan, M. Said, Ali Ridoi, Erik Agus. Tiga dari mereka Aldo, Reo dan Rafli merupakan atlet penghuni Puslatkab Lumajang proyeksi PORPROV. Try out berlangsung tanggal 12 – 16 september 2020 di daerah Gunung Gede desa Tatung Kecamatan Balong - Ponorogo.

Menurut Rofik yang ikut mendampingi atlet Paralayang ini bahwa teknis dan akurasi anak didiknya selama ini di nilai cukup bagus terutama untuk Aldo Regan dan Reo Data itu bisa diandalkan. Hal ini diungkapkan setelah berkomunikasi dengan pelatih Paralayang Jatim yang juga membina atlet paralayang termasuk atlet paralayang Lumajang yaitu Samsul Hadi dari Kota Malang. Bahwa atlet pemula Paralayang Lumajang cukup bagus akurasi di udara maupun dari segi teknis dibandingkan dengan kabupaten yang lain yang  try out saat ini , ungkapnya. Lebih lanjut Rofik mengatakan inshaallah bulan Nopember 2020 try out akan di gelar di Gunung Wayang- Candipuro  Lumajang. Kendala yang dihadapi di Gunung Wayang disini adalah tidak adanya ojol / ojek lokasi menuju untuk  take off paralayang ini maka perlu dipikirkan bersama agar pelaksanaan try out nanti bisa di jangkau oleh peserta semuanya sehingga memudahkan baik bagi atlet maupun pendamping, ujar rofik mengakhiri pembicaraannya. (dispora-lmj/ns).  

Banyak Dibaca


RAKOR PERSIAPAN POPKAB
29 Januari 2020 318 kali Baca...


CANDIL IX PENUTUP HARJALU 764.
30 Desember 2019 214 kali Baca...

MESKI PANDEMI TETAP BERAKSI
12 Agustus 2020 40 kali Baca...
MELAYANG DARI GUNUNG WAYANG
21 September 2020 35 kali Baca...
SAYURKU HIJAU, KANTORKU SEGAR.
11 September 2020 33 kali Baca...
LOMBA AGUSTUSAN ANTAR ASN
28 Agustus 2020 32 kali Baca...
LUMAJANG RAIH PRESTASI GEMILANG
03 November 2020 12 kali Baca...